Cara Agar Kotoran Ayam Menjadi Kering

DOKTERUNGGAS.COM – Banyak sekali yang bertanya kepada kami, Bagaimana caranya dokter agar kotoran ayam broiler atau ayam petelur kami tetap kering?

Baik akan kami jelaskan. Sebagai contoh kami jelaskan manajemen kotoran ayam pada ayam petelur. Hal ini juga bisa di terapkan di manajemen kotoran ayam broiler karena hampir sama manajemen nya.

Kotoran ayam layer bisa jadi berkah, bisa juga jadi masalah. Jadi berkah bila kondisinya kering, laku dijual Rp 8.000,-/karung  sampai di atas truck dan tidak menjadi media perkembang-biakan lalat. Jadi masalah bila kondisinya basah atau becek. Menjadi media perkembangan lalat, bau dan tidak laku dijual.

17903519_864409490363537_1960846248935499197_n

Kotoran ayam yang menumpuk di kandang bisa menyebabkan produksi ayam menurun karena amonia tinggi

Bagaimana Agar Kotoran Tetap Kering ?
1. Berikan pakan ke ayam yang tidak menyebabkan “wet dropping” (kotoran becek). Kalau terjadi wet dropping karena pakan, harus segera diganti pakannya. Wet dropping, apa pun alasannya adalah kondisi tidak sehat. Harus didiagnosa penyebabnya dan dilakukan tindakan yang tepat sehingga kotorannya jadi kering. Jangan terima alasan apa pun dari penjual konsentrat atau pakan pakan komplit.

2. Saat membersihkan air minum di talang, operator kandang disuruh hati-hati agar air tidak tumpah ke kotoran di bawahnya;

3. Bila pemberian air minumnya pakai puting (nipple), pasangi PVC 2,5 inchi dibelah jadi 2 bagian di bawah nipple agar tetesan atau muncratan air masih tertampung di talang;

4. Buatkan parit di sekeliling kandang tepat di tempat jatuhnya air hujan, sedalam minimum 50 cm agar tidak terjadi rembesan (kapilarisasi) air dari tanah di luar kandang ke tanah di bawah kandang, bisa menyebabkan lembab;

5. Bila perlu, pasangi tirai paranet untuk menahan tampias air hujan.

(Baca Juga : Akibat Kotoran ayam Menumpuk, Inilah hal FATAL akibatnya KLIK DI SINI )

TATA KELOLA KOTORAN AGAR TETAP KERING SELAMA SEPERIODE
1. Saat pullet masuk ke kandang produksi umur 13 – 16 minggu, kotoran pullet biasanya kering. Biarkan selama 4 – 6 minggu. Kemudian ditaburi sekam setebal 8 – 10 cm, merata. Lama kelamaan, sekam tertutup kotoran baru sampai tidak kelihatan;

2. Fungsi sekam ini sebagai pori-pori agar kadar air dari kotoran yang baru dan atau dari muncratan air dari tempat minum talang atau nipple, bisa meresap ke bawah dan diserap oleh kotoran kering di bagian bawah atau tanah;

3. Biarkan selama 4 – 6 minggu kena kotoran baru, kemudian ditaburi sekam lagi, setebal 8-10 cm. Lama kelamaan, sekam ketutup kotoran, dan semprot ke kotoran ayam dengan GAVPROTEC

4. Kotoran ayam dibiarkan sampai layer-nya diafkir, baru dipanen. Tidak repot. Dan, tidak menjadi media tumbuhnya calon lalat. Karena akan muncul dan berbiak dengan sendirinya KUTU FRENGKY, pemakan telur lalat di kotoran ayam layer. Jangan dibasmi;

5. Kutu Frengky tidak akan naik ke rak dan sangkar ayam bila di bawah makanannya cukup atau akan tercapai keseimbangan secara alamiah. Kecuali bila kotorannya dipanen, maka kutu Frengky akan merambat naik ke rak dan sangkar karena makanannya di bawah sudah tidak ada lagi.

Semoga Bermanfaat ya !

DokterUnggas.com

sumber:bpk mukti

About dokter unggas

CV.Gavin Corporation adalah perusahaan penyedia produk peternakan unggas terbesar di Indonesia. kami menyediakan berbagai macam, peralatan kandang close house dan memberikan tips cara meningkatkan bobot broiler Hubungi Hp 0856 55 28 11 14

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *