CAHAYA LAMPU YANG BAIK BUAT AYAM DI DALAM KANDANG

DOKTERUNGGAS.COM – Dokter, Bagaimana Program Pencahayaan yang bagus untuk ayam?

Jawab : Kami akan membahas lighting program atau program pencahayaan pada ayam broiler dan ayam petelur/layer.

CAHAYA LAMPU PADA AYAM  BROILER

skema

1. Jarak dan distribusi lampu

Terkait jarak dan distribusi lampu di kandang ayam sebenarnya tidak ada ketentuan yang baku. Lampu dapat dipasang di tengah, atau di sisi kiri dan kanan, dengan jarak antar lampu dibuat sama. Sedangkan untuk jarak/ketinggiannya dari lantai, disarankan 2 meter

(Baca Juga : Pak Agung Peternak Ayam Sukses dari Bandung, KLIK DISINI)

2. Jumlah lampu di dalam kandang

Pada ayam broiler ternyata ada rumusnya berapa jumlah lampu di dalam kandang, dan berapa watt lampu yang baik di butuhkan untuk ayam.

Lampu yang baik untuk ayam adalah 15 watt, sedangkan untuk jumlah lampu berikut rumusnya :

Jumlah lampu yang diperlukan untuk memperoleh intensitas cahaya yang dikehendaki bisa dihitung dengan rumus:

N : jumlah lampu

Lumen : lumen lampu/nilai luminous flux (biasanya tertera pada kemasan lampu)

F-utilisasi : faktor pemanfaatan (0,65)

F-depresi : faktor penyusutan cahaya (0,9)

Misalnya dalam sebuah kandang berukuran panjang 30 m dan lebar 5 m, ingin dipasang lampu dengan daya 15 watt dan intensitas 40 lux. Dalam kemasan lampu tertera nilai luminous flux-nya 1030 lm. Berapakah jumlah lampu yang harus dipasang dalam kandang tersebut?

Jawab:


N = 9,9 (angka dibulatkan)

N = 10 buah lampu

Dari perhitungan ini bisa disimpulkan bahwa untuk kandang dengan luas 150 m2, harus dipasang 10 buah lampu dengan daya masing-masing lampu 15 watt.

Catatan: Jika di kemasan lampu tidak tertera nilai luminous lux, tapi hanya tertera nilai luminous efficacy, maka nilai lumen-nya adalah:

Lumen = daya (watt) x luminous efficacy

3. Jenis lampu

Pemilihan jenis lampu dalam pemeliharaan ayam petelur, sebaiknya disesuaikan dengan warna lampu yang dibutuhkan. Secara umum, ada 2 jenis lampu yang bisa digunakan untuk kandang ayam petelur di Indonesia, yaituincandescent lamps dan fluorescent lamps.

  • Incandescent lamps adalah lampu pijar berbentuk bohlam yang menghasilkan cahaya dengan menyalurkan arus listrik melalui filamen yang ada di dalamnya. Lampu jenis ini umumnya berwarna oranye-merah, meskipun ada pula yang berwarna biru-putih. Harganya yang murah menjadikan lampu jenis ini banyak digunakan peternak. Meski demikian, lampu ini termasuk boros energi listrik.

  • Fluorescent lamps atau yang biasa kita kenal dengan istilah lampu neon adalah lampu listrik yang memanfaatkan gas neon dan lapisan fluorescent sebagai pemendar cahaya pada saat dialiri arus listrik. Meski harganya lebih mahal, namun lampu jenis ini mampu menghasilkan cahaya per watt lebih tinggi daripada lampu bohlam biasa (incandescent lamps). Jika peternak ingin menggunakan lampu ini untuk menerangi kandang ayam produksi, sebaiknya pilih lampu neon yang memancarkan warna oranye-merah (bisa disesuaikan dengan spesifikasi yang tertera pada kemasan lampu).

  • Dari hasil penelitian, ada rekomendasi untuk broiler muda pakai warna hijau dan broiler finisher pakai warna biru.
    *Hasil significant mempengaruhi bobot akhir panen dibanding warna putih, pada posisi panen 35 hari ke atas.
    *Kalo ayam petelur fase produksi, maka disarankan pakai lampu warna merah untuk meningkatkan persentase produksi.

Cahaya bagi Ayam Petelur

Cahaya dalam dunia fisika didefinisikan sebagai gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh suatu benda. Dari penelitian intensif pada ayam komersial modern selama satu dekade terakhir dilaporkan bahwa cahaya dapat mempengaruhi fungsi fisiologis beberapa bagian otak besar ayam, khususnya hipotalamus.

Adanya pencahayaan, baik berasal dari cahaya alami (sinar matahari) maupun buatan (lampu) akan menstimulasi hipotalamus yang kemudian diteruskan ke kelenjar-kelenjar tubuh, seperti hipofisa, tiroid dan paratiroid untuk mensekresikan (menghasilkan) hormon. Kelenjar hipofisa akan mensekresikan folicle stimulating hormone (FSH) dan luteinizing hormone (LH). Hormon FSH berfungsi mematangkan folikel/sel telur pada indung telur (ovarium), sedangkan hormon LH berfungsi menggertak proses ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium ke oviduk/saluran telur). Kedua hormon inilah yang sangat berperan penting bagi pembentukan sebutir telur.

Adanya rangsangan cahaya juga akan menstimulasi kelenjar tiroid mensekresikan hormon tiroksin yang berfungsi mengatur kecepatan metabolisme tubuh sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan. Selain kelenjar hipofisa dan tiroid, kelenjar paratiroid juga terstimulasi oleh adanya cahaya untuk mensekresikan hormon paratiroksin yang berperan mengatur kadar kalsium (Ca) dan fosfor (P) dalam darah.

www.DokterUnggas.com

About dokter unggas

CV.Gavin Corporation adalah perusahaan penyedia produk peternakan unggas terbesar di Indonesia. kami menyediakan berbagai macam, peralatan kandang close house dan memberikan tips cara meningkatkan bobot broiler Hubungi Hp 0856 55 28 11 14

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *